BIREUEN – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Perhubungan mengambil langkah konkret menata sistem perparkiran di wilayahnya. Survei potensi parkir yang dilaksanakan Jumat (24/7/2026) di sejumlah titik strategis menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan ketertiban lalu lintas sekaligus mengoptimalkan pendapatan asli daerah.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Perhubungan, Irfan Syah Putra, S.E., M.Sc., ini menyasar lokasi-lokasi yang dinilai memiliki potensi tinggi sebagai kawasan parkir resmi. Tim turun ke lapangan untuk mengamati secara langsung kondisi eksisting, mulai dari tingkat okupansi, karakteristik kawasan, hingga dampaknya terhadap arus lalu lintas.
Data yang dikumpulkan dalam survei ini akan menjadi landasan empiris bagi penyusunan kebijakan perparkiran yang lebih komprehensif. Pendekatan berbasis data ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat akan fasilitas parkir yang aman dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran transportasi di kawasan strategis Kabupaten Bireuen.
Potensi Retribusi Parkir yang Belum Tergarap Optimal
Survei ini mengungkap fakta bahwa sektor perparkiran di Bireuen menyimpan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan namun belum dikelola secara maksimal. Dengan sistem yang lebih tertata, transparan, dan tepat sasaran, retribusi parkir diproyeksikan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kas daerah.
Irfan Syah Putra menegaskan bahwa penataan parkir bukan sekadar urusan menertibkan kendaraan, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Data hasil survei akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan penataan parkir yang lebih efektif, sekaligus mengoptimalkan potensi retribusi parkir sebagai salah satu sumber PAD Kabupaten Bireuen,” ujarnya.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sistem perparkiran yang profesional diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran transportasi, tetapi juga menciptakan citra positif bagi Kabupaten Bireuen sebagai kawasan yang tertib dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung.
Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen menargetkan hasil survei ini dapat segera ditindaklanjuti dengan penyusunan regulasi dan implementasi sistem perparkiran terpadu. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, akan menjadi kunci keberhasilan transformasi ini.











