<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>spmb &#8211; Berbagi Informasi Yang Sehat</title>
	<atom:link href="https://berbagisehat.com/tag/spmb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://berbagisehat.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 07:18:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://berbagisehat.com/wp-content/uploads/2026/07/Berbagi-150x150.png</url>
	<title>spmb &#8211; Berbagi Informasi Yang Sehat</title>
	<link>https://berbagisehat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>GMNI Bekasi Ungkap Skandal Siswa Titipan di Jalur Siluman SPMB 2026</title>
		<link>https://berbagisehat.com/gmni-bekasi-ungkap-skandal-siswa-titipan-di-jalur-siluman-spmb-2026/</link>
					<comments>https://berbagisehat.com/gmni-bekasi-ungkap-skandal-siswa-titipan-di-jalur-siluman-spmb-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ahmad Fauzi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 07:13:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[disdik kota bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[gmni]]></category>
		<category><![CDATA[gmni bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[spmb]]></category>
		<category><![CDATA[spmb 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berbagisehat.com/?p=622</guid>

					<description><![CDATA[BEKASI — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Kampus Bhayangkara Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Kamis (16/7/2026). Aksi yang dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Soni Wahyudin ini menyorot dugaan praktik tidak transparan dalam Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun ini. Dugaan Praktik &#8220;Siswa Titipan&#8221; Lewat Jalur Siluman Para]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>BEKASI</strong> — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Kampus Bhayangkara Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Kamis (16/7/2026). Aksi yang dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Soni Wahyudin ini menyorot dugaan praktik tidak transparan dalam Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dugaan Praktik &#8220;Siswa Titipan&#8221; Lewat Jalur Siluman</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Para mahasiswa menuding adanya oknum pejabat Disdik dan anggota DPRD Kota Bekasi yang diduga kuat melakukan manipulasi dalam proses penerimaan siswa baru. Mereka menyebut adanya praktik &#8220;jalur siluman&#8221; yang memungkinkan siswa titipan lolos masuk ke SMP Negeri, sementara siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu justru tersingkir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami membawa bukti bahwa ada siswa yang tidak jelas asal-usulnya dititipkan masuk ke SMP Negeri,&#8221; tegas Soni Wahyudin dalam orasinya di atas mimbar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahasiswa juga menyoroti respons pihak Disdik yang dinilai normatif dan tidak menyentuh akar permasalahan. Mereka menilai hal ini menunjukkan adanya upaya menutupi praktik yang merugikan masyarakat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tiga Tuntutan Mendesak yang Harus Dipenuhi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam aksinya, GMNI menyampaikan tiga tuntutan utama:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Mengusut tuntas skandal dugaan kecurangan dalam pelaksanaan SPMB 2026</strong></li>



<li><strong>Memberantas oknum yang terlibat dalam manipulasi data calon siswa baru serta mewujudkan pelaksanaan SPMB 2026 yang transparan</strong></li>



<li><strong>Membatalkan calon siswa SMP Negeri yang masuk melalui jalur siluman dan titipan anggota DPRD Kota Bekasi, serta mencopot Plt Kadisdik Kota Bekasi, Condro Wibhowo</strong></li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Soni menegaskan bahwa ketiga tuntutan ini harus dipenuhi sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap masyarakat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ancaman Aksi Lebih Besar Jika Tuntutan Diabaikan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Mahasiswa tidak main-main. Mereka mengancam akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang jauh lebih besar apabila tuntutan mereka tidak direspons secara serius. Ancaman ini menunjukkan tingginya tingkat kekecewaan terhadap sistem pendidikan yang dinilai telah dikorupsi oleh kepentingan oknum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aksi ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah untuk segera membersihkan sistem penerimaan siswa baru dari praktik-praktik tidak sehat yang merugikan hak-hak anak bangsa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://berbagisehat.com/gmni-bekasi-ungkap-skandal-siswa-titipan-di-jalur-siluman-spmb-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
