<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>longsor &#8211; Berbagi Informasi Yang Sehat</title>
	<atom:link href="https://berbagisehat.com/tag/longsor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://berbagisehat.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Jul 2026 03:02:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://berbagisehat.com/wp-content/uploads/2026/07/Berbagi-150x150.png</url>
	<title>longsor &#8211; Berbagi Informasi Yang Sehat</title>
	<link>https://berbagisehat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Longsor Tutup Jalur Padangpariaman–Bukittinggi, Ribuan Kendaraan Terdampak</title>
		<link>https://berbagisehat.com/longsor-tutup-jalur-padangpariaman-bukittinggi-ribuan-kendaraan-terdampak/</link>
					<comments>https://berbagisehat.com/longsor-tutup-jalur-padangpariaman-bukittinggi-ribuan-kendaraan-terdampak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gunawan Arifin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 03:02:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[jalur vital]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[lumpuh]]></category>
		<category><![CDATA[sumatera barat]]></category>
		<category><![CDATA[sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berbagisehat.com/?p=1012</guid>

					<description><![CDATA[PADANG PANJANG – Ruas Jalan Raya Padangpariaman–Bukittinggi kembali dihadapkan pada ancaman bencana alam. Material longsor dilaporkan menutup sebagian badan jalan di Kilometer 61, wilayah hukum Polres Padang Panjang, Rabu (29/7), sehingga arus lalu lintas di salah satu jalur utama penghubung Sumatera Barat itu terganggu. longsor yang menutupi badan jalan di Kilometer 61 terjadi pada Rabu]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>PADANG PANJANG</strong> – Ruas Jalan Raya Padangpariaman–Bukittinggi kembali dihadapkan pada ancaman bencana alam. Material longsor dilaporkan menutup sebagian badan jalan di Kilometer 61, wilayah hukum Polres Padang Panjang, Rabu (29/7), sehingga arus lalu lintas di salah satu jalur utama penghubung Sumatera Barat itu terganggu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">longsor yang menutupi badan jalan di Kilometer 61 terjadi pada Rabu sore, sekitar pukul 17.20 WIB. Material berupa tanah, bebatuan, dan lumpur menutupi sebagian badan jalan sehingga kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas secara bersamaan. Peristiwa ini dilaporkan langsung oleh Briptu Gema Citra, personel Satlantas Polres Padang Panjang, yang segera mengambil tindakan di lokasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Respons cepat ditunjukkan oleh personel Satlantas Polres Padang Panjang bersama unsur terkait. Untuk mencegah kemacetan panjang dan kecelakaan, petugas menerapkan sistem buka-tutup arus kendaraan. Pengendara, terutama kendaraan angkutan barang dan bus antarkota, terpaksa memperlambat perjalanan dan mengantre menunggu giliran melintas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses evakuasi material longsor terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas maupun pengguna jalan. Upaya pembersihan difokuskan agar badan jalan dapat kembali berfungsi normal secepat mungkin, sambil mewaspadai potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca di kawasan tersebut masih berpotensi berubah.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jalur Vital Sumatera Barat Lumpuh Sebagian</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Jalur Padangpariaman–Bukittinggi merupakan salah satu akses vital yang setiap hari dilintasi ribuan kendaraan, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik. Gangguan sekecil apa pun di ruas ini berpotensi memengaruhi kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang antardaerah. Hingga Rabu petang, proses pembersihan material longsor masih berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Petugas mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut, khususnya di kawasan perbukitan yang dikenal rawan longsor. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman antar-kendaraan, serta tidak berhenti di titik-titik yang berpotensi terjadi longsoran. Masyarakat juga diminta untuk tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi di lokasi dinilai belum aman.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kepolisian mengajak seluruh pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan daripada kecepatan perjalanan. Mengikuti arahan petugas di lapangan menjadi langkah penting guna menghindari risiko kecelakaan maupun kemacetan yang lebih parah. Masyarakat diharapkan tetap tenang, mematuhi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan, serta terus memantau informasi terkini mengenai kondisi jalur sebelum melakukan perjalanan melewati kawasan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sistem buka-tutup tetap diberlakukan hingga seluruh material berhasil disingkirkan dan kondisi jalan dipastikan aman dilalui. Petugas terus bekerja untuk membuka akses jalan secara maksimal agar arus lalu lintas dapat kembali normal.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://berbagisehat.com/longsor-tutup-jalur-padangpariaman-bukittinggi-ribuan-kendaraan-terdampak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragedi PETI Sukabumi: Longsoran Tebing Tewaskan Penambang, Satu Luka Ringan</title>
		<link>https://berbagisehat.com/tragedi-peti-sukabumi-longsoran-tebing-tewaskan-penambang-satu-luka-ringan/</link>
					<comments>https://berbagisehat.com/tragedi-peti-sukabumi-longsoran-tebing-tewaskan-penambang-satu-luka-ringan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gunawan Arifin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 22:54:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[peti sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[tambang ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berbagisehat.com/?p=815</guid>

					<description><![CDATA[SUKABUMI — Tragedi longsoran tanah di area pertambangan emas tanpa izin (PETI) kembali merenggut nyawa warga di Kabupaten Sukabumi. Peristiwa yang terjadi pada Kamis pagi itu menewaskan seorang penambang dan melukai seorang lainnya di kawasan Sungai Leuwi Loa Cikaso, Kampung Parakantiga, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong. Korban tewas berinisial I (60) dan korban luka ringan M]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>SUKABUMI</strong> — Tragedi longsoran tanah di area pertambangan emas tanpa izin (PETI) kembali merenggut nyawa warga di Kabupaten Sukabumi. Peristiwa yang terjadi pada Kamis pagi itu menewaskan seorang penambang dan melukai seorang lainnya di kawasan Sungai Leuwi Loa Cikaso, Kampung Parakantiga, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban tewas berinisial I (60) dan korban luka ringan M (50) merupakan warga setempat yang diketahui rutin melakukan aktivitas mendulang emas di lokasi tersebut. Keduanya tertimbun material tanah yang longsor dari tebing saat sedang bekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Insiden ini kembali menyoroti bahaya aktivitas PETI yang marak dilakukan warga meski telah ada larangan dan imbauan dari aparat. Polsek Lengkong mencatat bahwa banner peringatan telah dipasang di lokasi, namun aktivitas ilegal tersebut tetap berlanjut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kronologi Mencekam Longsoran di Lokasi Tambang Ilegal</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan penyelidikan Kapolsek Lengkong AKP Awan Ridwan, peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB ketika sekelompok warga melakukan penambangan emas tanpa izin dengan metode mendulang atau deplang di tebing sekitar aliran sungai. Sekitar pukul 12.00 WIB, saat para pekerja bersiap pulang, tanah dari bagian atas tebing tiba-tiba longsor dan menimbun mereka yang masih berada di area tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warga yang berada di sekitar lokasi segera melakukan upaya evakuasi menggunakan peralatan seadanya. Sayangnya, korban I meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran, sementara korban M mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Aparat Ingatkan Bahaya PETI Usai Musibah</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian melalui Kasi Humas Iptu Ilham Sapta Permadi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga memiliki risiko tinggi yang dapat mengancam keselamatan jiwa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pertambangan emas tanpa izin,&#8221; ujar Iptu Ilham.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan bahwa Polsek Lengkong bersama unsur Forkopimcam sebelumnya telah melakukan upaya pencegahan dengan memasang banner larangan dan memberikan himbauan langsung kepada masyarakat agar tidak melakukan PETI di lokasi tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Keluarga Tolak Autopsi, Korban Segera Dimakamkan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penanganan pasca kejadian, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Keluarga korban menolak dilakukannya autopsi karena menganggap kejadian ini sebagai musibah. Korban kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Polres Sukabumi kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin demi mencegah terulangnya kejadian serupa dan menjaga keselamatan seluruh warga.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://berbagisehat.com/tragedi-peti-sukabumi-longsoran-tebing-tewaskan-penambang-satu-luka-ringan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
