<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kombes pol jean calvijn simanjuntak &#8211; Berbagi Informasi Yang Sehat</title>
	<atom:link href="https://berbagisehat.com/tag/kombes-pol-jean-calvijn-simanjuntak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://berbagisehat.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 01:41:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://berbagisehat.com/wp-content/uploads/2026/07/Berbagi-150x150.png</url>
	<title>kombes pol jean calvijn simanjuntak &#8211; Berbagi Informasi Yang Sehat</title>
	<link>https://berbagisehat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tragedi Ledakan Gas di Medan: 3 Tewas Tertimbun Reruntuhan, Balita dan Dua Lainnya Selamat</title>
		<link>https://berbagisehat.com/tragedi-ledakan-gas-di-medan-3-tewas-tertimbun-reruntuhan-balita-dan-dua-lainnya-selamat/</link>
					<comments>https://berbagisehat.com/tragedi-ledakan-gas-di-medan-3-tewas-tertimbun-reruntuhan-balita-dan-dua-lainnya-selamat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gunawan Arifin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 01:41:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[agus kurniawan]]></category>
		<category><![CDATA[area head pgn medan]]></category>
		<category><![CDATA[kapolrestabes medan]]></category>
		<category><![CDATA[kombes pol jean calvijn simanjuntak]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan gas]]></category>
		<category><![CDATA[medan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://berbagisehat.com/?p=687</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN – Sebuah ledakan dahsyat mengguncang Kompleks Grand Polonia di Jalan Mustang, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (20/7/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu mengakibatkan tiga orang tewas tertimbun puing bangunan dan melukai tiga lainnya, termasuk seorang balita berusia dua tahun. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, damkar,]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>MEDAN </strong>– Sebuah ledakan dahsyat mengguncang Kompleks Grand Polonia di Jalan Mustang, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (20/7/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu mengakibatkan tiga orang tewas tertimbun puing bangunan dan melukai tiga lainnya, termasuk seorang balita berusia dua tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, damkar, dan relawan bekerja selama lebih dari 24 jam untuk mengevakuasi korban yang terjebak di bawah reruntuhan. Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) akhirnya dihentikan pada Rabu (22/7/2026) setelah ketiga jasad berhasil ditemukan di lantai II rumah bernomor 3B.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih menjadi perdebatan. Sementara kepolisian menyebut kebocoran pipa gas tanam sebagai sumber ledakan, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyatakan tidak mendeteksi adanya gas metana di lokasi kejadian.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Misteri Penyebab Ledakan: Polisi dan PGN Berbeda Pendapat</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Medan, Hery Marantika, mengonfirmasi bahwa ketiga korban meninggal telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tiga jasad korban ledakan itu ditemukan di lantai II rumah bernomor 3B, persis di bawah reruntuhan bangunan,” terang Hery, Rabu (22/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga korban meninggal tersebut telah diidentifikasi sebagai Jesika (istri pemilik rumah), Ros (asisten rumah tangga asal NTT), dan Sinta (babysitter asal Kabupaten Nias Selatan). Sementara itu, tiga korban luka-luka yang berhasil diselamatkan adalah Jeavelin, Hasan (sopir), dan Yuda (kurir). Seorang balita berusia dua tahun juga termasuk korban selamat dan masih menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menyatakan bahwa investigasi awal mengarah pada kebocoran pipa gas tanam di dalam rumah sebagai sumber ledakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hasil investigasi awal kita dengan menggunakan alat bahwa sumber ledakan karena adanya pipa gas tanam yang bocor. Namun begitu kami masih terus melakukan penyelidikan,” ungkap Simanjuntak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, klaim tersebut dibantah oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan, mengatakan hasil deteksi gas yang dilakukan bersama pihak eksternal berwenang menunjukkan angka 0 PPM atau tidak terdeteksi adanya gas metana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saat tim PGN telah mengamankan lokasi dengan menurunkan tim teknis dan tanggap darurat untuk menutup penyaluran gas serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jaringan pipa gas untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar area kejadian,” pungkas Agus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ledakan tersebut tidak hanya menghancurkan rumah nomor 3B, tetapi juga merusak sejumlah rumah warga lainnya akibat terkena serpihan dan gelombang kejut. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi telah dihentikan dan penyelidikan lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden yang menewaskan tiga orang ini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://berbagisehat.com/tragedi-ledakan-gas-di-medan-3-tewas-tertimbun-reruntuhan-balita-dan-dua-lainnya-selamat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
